Kanker Payurdara : Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Cara Pencegahan Paling Efektif

Sakit adalah hal yang dianggap mengerikan bagi semua orang, apalagi sakit itu dialami untuk jangka waktu yang lama, memakan biaya pengobatan dan penginapan di rumah sakit yang banyak. Terlebih apabila sakit tersebut sudah bisa dibilang bagi penderitanya adalah mengidap penyakit kanker. Tentu jika kita semua sudah mendengar kata kanker tak akan ada yang bisa merundung pilu dan kesedihannya. Oleh karenanya ada banyak kata bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Maka bagi yang sehat, teruslah menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar dan terhindar dari penyakit yang bernama “kanker”.

Salah satu penyakit kanker yang mengerikan apabila didengar adalah penyakit kanker payudara. Jelas saja payudara menjadi hal yang mengerikan apabila telah terkena kanker, terutama bagi kaum wanita. Pasalnya, payudara merupakan organ intim bagi wanita yang dapat meningkatkan kepercayaan diri karena dapat memperindah bentuk tubuh. Payudara juga merupakan pembeda antara bentuk tubuh laki-laki dengan perempuan. Namun, bukan berarti laki-laki bersih total tidak akan terkena resiko kanker payudara. Payudara laki-laki juga bisa terkena resiko kanker payudara, namun yang lebih sering di dengar adalah wanita yang sering terkena resiko penyakit tersebut.

Jika seseorang, baik laki-laki atau wanita sudah terkena kanker payudara, kemungkinan kecil untuk sembuh. Sebab, obatnya sulit menyembuhkan virus kanker payudara yang sudah menyebar di seluruh bagian tubuh. Karena, biasanya yang akan menyadarkan seseorang tersebut terkena kanker payudara adalah ketika sudah massanya kanker tersebut menjadi parah bahkan sudah stadium lanjut. Kanker payudara awal memang sulit untuk dikenali. Oleh sebab itu, artikel ini memberikan wawasan kepada para pembaca baik laki-laki maupun perempuan untuk lebih peka terhadap apa yang telah terjadi di dalamn tubuhnya. Apa saja penyebab dan gejala kanker payudara? Bagaimanakah pengobatan serta mencegahnya? Simak artikel ini hingga selesai!


Penyebab Kanker Payudara

Bagi wanita yang kurang memperhatikan kesehatan tubuhnya, tentu juga akan berdampak buruk bagi tubuhnya sendiri. Oleh karenanya, wanita harus lebih waspada dan berhati-hati terhadap penyakit  kanker payudara yang akan menimpa dirinya. Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang baik laki-laki maupun wanita dapat terjangkit kanker payudara. Faktor-faktor tersebut ada yang dapat dikendalikan dan ada pula yang tidak dapat dikendalikan.

1. Faktor yang dapat dikendalikan

Faktor yang dapat dikendalikan maksudnya adalah faktor yang berkaitan dengan pola hidup dan gaya hidup seseorang. Jika seseorang memiliki pola hidup dan gaya hidup yang sehat, tentu saja untuk mengidap penyakit kanker payudara sangat kecil kemungkinannya. Namun bila pola hidup dan gaya hidup justru sebaliknya, maka akan sebaliknya pula yang terjadi pada tubuh seseorang tersebut.

Olahraga
Membicarakan mengenai olahraga, tentu saja akan menyehatkan tubuh dan memberikan kebugaran bagi yang melakukannya. Jika ini dilakukan selama 4 jam sehari, maka dapat mengurangi resiko terkena kanker payudara hingga 14%.

Makanan
Kondisi tubuhmu saat ini, sesuai dengan apa yang kamu konsumi sejak kemarin-kemarin. Maka tidak heran ada pepatah yang mengatakan “kamu adalah yang kamu makan”. Bila kamu kurang memakan dan meminum yang bervitamin, maka jadilah tubuhmu seperti yang telah kamu makan. Sering-seringlah mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang dapat menangkal radikal bebas dan akhirnya tubuh pun tidak akan kekurangan antioksidan. Tahukah kamu apakah radikal bebas itu? Radikal bebas adalah senyawa yang berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan sel termasuk gen BRCA1 dan BRCA2.

Radiasi dari Ionisasi
Radiasi sinar X atau yang biasa  dikenal dengan rontgen memiliki kemampuan untuk memicu mutasi yang terjadi pada sel, akibat dari radiasi sinar X tersebut, sel dapat mengalami kerusakan dan kehilangan kemampuan untuk mengalami pembelahan pada diri si sel tersebut. Namun, penyebab terjadinya kanker payudara pada seseorang baik laki-laki maupun wanitajarang terjadi akibat radiasi sinar X ini.

Mer*kok
Jika Anda seorang wanita kemudian sebagai perokok, maka berhati-hatilah terjangkit penyakit kanker payudara. Bahkan bukan hanya kepada wanita saja, pada laki-laki pun dan pada manusia berbagai usia, sudah kita ketahui bersama bahwa rokok itu memang tidak baik bagi kesehatan. R*kok mengandung ratusan bahan kimia yang dapat merusak organ dan sel tubuh yang memicu perkembangan sel kanker.

Alk*hol
Alkohol bukanlah minuman yang baik bagi kesehatan. Tentu saja ini juga termasuk minuman yang dapat memicu berkembangnya sel kanker. Terutama bagi wanita yang peminum aktif hingga tiap hari, kemungkinan besar akan terjangkit penyakit kanker payudara.

Obesitas
Seseorang baik laki-laki maupun perempuan, dapat terkena kanker payudara akibat berat badannya yang mengalami kegemukan (obesitas). Hal ini disebabkan karena hormone estrogen yang merupakan penyebab kanker dihasilkan oleh sel lemak. Semakin seseorang mengalami kegemukan dalam dirinya, semakin besar kemungkinan akan adanya penyakit kanker pada payudaranya.

2. Faktor yang tidak dapat dikendalikan

Faktor yang tidak dapat dikendalikan maksudnya adalah faktor yang terjadi akibat hal alami dari garis keturunan atau lainnya.

Riwayat Keluarga
Jika diantara sanak saudara perempuan, misal seperti bibi, ibu, atau yang lainnya yang sudah pernah mengalami kanker payudara bahkan hingga meninggal, maka si yang empunya sanak saudara tersebut atau si wanita tersebut dapat beresiko dua kali lipat untuk terkena kanker payudara. Jika wanita yang terkena kanker payudara memiliki anak, maka si anak akan beresiko terkena kanker payudara tiga kali lipatnya.

Gender
Gender atau jenis kelamin yang lebih besar dapat terjangkit penyakit kanker payudara adalah wanita. Karena wanita memiliki payudara yang lebih berkembang dengan jaringan-jaringan di dalamnya dibandingkan laki-laki. Kemungkinan wanita dapat terkena kanker payudara  bisa seratus kali lebih besar dari laki-laki. 

Perlu dikatehui bahwa jaringan yang ada pada wanita dan dapat memicu adanya kanker pada payudara adalah kadar estrogen dan progesteron yang tinggi. Sedangkan pada laki-laki tidak memiliki kedua kadar yang dapat memicu perkembangan sel kanker pada payudaranya.

Genetik
Tubuh manusia yang normal memiliki gen yang dapat mengendalikan tumor  yang berkembang dalam tubuh, yang disebut Gen BRCA1 dan BRCA2. Apabila gen pengendali ini sudah mulai rusak atau mulai bermutasi, maka pertumbuhan sel tidak dapat dikendalikan dan akhirnya timbul sel kanker

Usia
Bila usia seorang wanita sudah mulai menua, maka tubuhnya akan rentan terjangit penyakit yang ada disekitarnya termasuk penyakit kanker payudara. Sebab, usia diatas 55 tahun lebih sering terkena kanker payudara daripada dibawah usia 55 tahun. Usia tersebut, memang sudah tidak bisa bugar lagi dibandingkan dengan seseorang yang masih berusia muda. 

Riwayat Individu
Bila seseorang sudah pernah merasakan adanya sel kanker payudara dalam dirinya, maka meskipun telah diangkat sel kanker tersebut, tetap saja tidak akan menghilangkan kemungkinan bahwa seseorang tersebut dapat terkena kanker payudara. Entah sebelah kanan atau kirinya.

Gejala Kanker Payudara

Adapun gejala yang timbul ketika kanker payudara datang pada diri Anda adalah :

Gejala Kanker Payudara Stadium Awal
Seseorang yang menderita kanker payudara di stadium awal, tidak akan merasakan sakit pada bagian payudaranya. Namun apabila diperiksakan oleh tangan sendiri, maka terdapat benjolan yang berbeda dari jaringan payudara. Ukuran benjolan tersebut bisa bulat atau lonjong kemudian dapat berjalan-jalan atau dapat didorong menggunakan tangan.

Gejala Kanker Payudara Stadium Lanjut
Bagi para penderita kanker payudara stadium lanjut, akan merasakan dampaknya yang menerus dari stadium awal yakni benjolan yang tadinya bisa didorong oleh tangan, kini sudah tidak bisa lagi karena telah menempel pada bagian kulit payudara. Kemudian benjolan tersebut akan membengkak. Pada kasus pengidap kanker payudara yang sering terjadi, apabila sudah ada pada stadium lanjut ini, penderita akan mengalami borok pada kulit bagian payudara.

Gejala Lain Kanker Payudara di Stadium Lanjut :
  1. Tekstur berubah;
  2. Keluar cairan kuning, atau darah atau bisa juga berupa nanah;
  3. Benjolan di ketiak yang merupakan indikasi paling umum terjangkitnya seseorang terhadap kanker payudara;
  4. Warna berubah, Anda bisa melihat ke cermin tentang perkembangan payudara Anda.;
  5. Bentuk puting akan berubah dengan adanya rasa gatal, seperti ketarik ke dalam dan seperti terbakar;
  6. Keluar darah adalah hal yang tidak normal, apalagi Anda sendiri tidak sedang dalam kondisi hamil ataupun menyusui;
  7. Tedapat lesung yang merupakan indikasi lain selain adanya benjolan pada payudara;
  8. Sebagian atau sekitar payudara membengkak dan bewarna merah;
  9. Timbulnya kerutan-kerutan seperti kulit jeruk pada bagian payudara;
  10. Jika puting ditarik, maka tidak akan segera kembali dalam bentuk normal melainkan puting akan mengendur;
  11. Timbul rasa sakit setelah puting ditarik;
  12. Pembengkakan di sekitar ketiak.
Jika sekiranya cara ini sulit untuk dilakukan, maka ada baiknya Anda lakukan ketika Anda sedang mandi. Karena payudara yang terkena sabun ketika mandi akan terasa licin. Sehingga Anda lebih mudah memeriksanya, jika sekiranya memang ada benjolan atau tidaknya dibagian payudara Anda.


Cara Mendeteksi Kanker Payudara dan Pengobatannya

1. Selalu Melakukan Pemeriksaan
Cara ini dapat dilakukan dengan memeriksa payudara sendiri. Langkah-langkah agar Anda dapat memerika payudara sendiri apakah terjangkit penyakit kanker payudara atau tidaknya adalah dengan :
  • Melepaskan pakaian Anda terlebih dahulu, kemudian berdirilah di depan cermin;
  • Perhatikan payudara Anda apakah ada perubahan atau tidak;
  • Angkatlah salah satu tangan Anda, baik yang kiri terlebih dahulu atau yang kanan terlebih dahulu, kemudian rabalah payudara Anda;
  • Periksalah dengan benar, jika Anda telah menemukan benjolan di bagian payudara Anda, alangkah baiknya Anda periksakan ke dokter secepatnya.
Jika sekiranya cara ini sulit untuk dilakukan, maka ada baiknya Anda lakukan ketika Anda sedang mandi. Karena payudara yang terkena sabun ketika mandi akan terasa licin. Sehingga Anda lebih mudah memeriksanya, jika sekiranya memang ada benjolan atau tidaknya dibagian payudara Anda.

2. Mammogram
Mammogram merupakan salah satu cara mendeteksi atau memeriksa bagian payudara Anda apakah ada benjolan atau tidak menggunakan sinar X. Namun sangat disayangkan, bila menggunakan cara ini telah ditemukan adanya benjolan, Mammogram tidak dapat memeriksa apakah benjolan tersebut merupakan benjolan yang akan memicu kanker payudara atau bukan. Sehingga, harus ada pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter ahlinya.

3. Ultrasound
Ultrasound adalah cara pendeteksi payudara yang biasa dikenal dengan sebutan USG. Jika benjolan/ kista yang ditemukan berukuran kecil, maka dapat dilakukan Fine Needle Aspiration (FNA) untuk memeriksa dan mengangkat kista tersebut. Akan tetapi jika ditemukan kista berukuran sedang atau besar dan padat serta berpotensi menimbulkan kanker, makan dapat dilakukan mengkonsultasikannya kepada dokter. Biasanya dokter akan menyarankan operasi pengangkatan payudara sebagian (lumpectomy) atau pengangkatan payuda total (mastectomy).

Cara Mencegah Kanker Payudara

Seperti di awal yang telah disebutkan, ada baiknya mencegah daripada mengobati. Karena bila sudah terkena kanker payudara, maka akan susah diobati.

1. Menjauhi R*k0k
Asap rokok, memiliki partikel yang serba beracun yang akan dapat mendapatkan berbagai macam penyakit berbahaya termasuk kanker payudara. Menjauhi rokok perlu dilakukan terutama bagi wanita dan anak-anak.

2. Banyak Mengkonsumsi Serat
Serat dapat diperoleh dengan cara mengkonsumsi buah-buahan dan juga sayur-sayuran. Selain adanya serat, tentu saja dalam buah-buahan dan sayur-sayuran terdapat banyak vitamin dan antioksidan yang dapat mencegah radikal bebas yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.

3. Menjaga Berat Badan
Menjaga bentuk tubuh dan berat badan agar selalu ideal adalah keinginan wanita. Namun karena telalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, akhirnya keinginan tersebut akan hilang dan untuk menjadi ideal lagi pasti akan terasa sulit. Selain terasa sulit dipulihkan apabila sudah mengalami kegemukkan, tentu saja akan dapat menimbulkan penyakit lain seperti diabetes, stroke, dan lain sebagainya.

4. Hindari Minum Alk*h0l
Bagi yang tidak terbiasa meminum minuman beralkohol akan lebih baik dibandingkan yang sering meminumnya. Oleh karenanya, jangan bersedih hati. Anda bisa menghentikan meminum minuman beralkohol secara perlahan dengan mengurangi takaran alkohol setiap harinya. Jangan lupa yakinkan diri bahwa Anda bisa berubah untuk mengubah pola dan gaya hidup yang lebih sehat.

5. Olahraga Secara Teratur
Olahraga memang menyehatkan dan memberikan kebugaran pada tubuh. Sebab, semua anggota badan akan bergerak dan mengurangi lemak-lemak yang ada dalam tubuh. Lemak yang terbakar dan berkurang tersebut akan mengurangi kadar estrogen yang dapat memicu berkembangnya sel kanker.

6. Konsumsi Vitamin
Jangan lupa bagi Anda yang memang telah memiliki pola dan gaya hidup yang jarang mengkonsumsi vitamin, maka biasakanlah diri Anda mulai dari sekarang untuk mengkonsumsinya. Misalnya vitamin C. Sebab, vitamin juga dapat berperan penting untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan membantu peranan sayuran dan buah-buahan yang telah dikonsumsi sebelumnya. Terutama bagi seseorang pekerja keras dan tiap harinya disibukkan dengan kegiatan yang melelahkan. 

7. Pemeriksaan yang Lebih Akurat
Mammogram adalah cara paling akurat dan efektif apabila Anda ingin memeriksa payudara Anda apakah terjangkit penyakit payudara sejak dini atau tidak. Karena pemeriksaan ini menggunakan sinar X.

8. Selalu Menjalani Pemeriksaan sejak Dini
Pemeriksaan sejak dini, dengan menyadari apakah Anda memiliki benjolan atau tidak pada payudara Anda bisa dilakukan sendiri di rumah dengan cara yang disebutkan pada pencegahan kanker payudara diatas. Jika menemukan dengan cara pemeriksaan sendiri dan Anda pun khawatir apakah benjolan tersebut apakah bejolan yang dapat memicu kanker payudara atau tidak, maka lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter yang Anda percayai dengan cepat.

Sebagai wanita yang lebih besar pengaruhnya terhadap kanker, maka kita semua harus lebih waspada dan harus lebih menjaga kesehatan mulai dari sekarang. Agar tua tak menuai banyak penyakit akibat pola dan gaya yang buruk hidup sewaktu muda. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kanker Payurdara : Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Cara Pencegahan Paling Efektif"

Posting Komentar